Bupati Kotim Harus Mampu Gandeng PBS Untuk Pelaksanaan Pembangunan

SAMPIT – Sekretaris Komisi IIDPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyebutkan, Bupati Kotim harus mampu menggandeng Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk melaksanakan roda pembangunan.

Menurutnya, dengan masa jabatan tiga tahun dan anggaran yang terus terpangkas belakangan ini, akan menyulitkan pelaksanaan pembangunan jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

”Saya mendorong pemerintah daerah bagaimana caranya menggandeng pihak swasta untuk melaksanakan pembangunan melalui program CSR. Dan ini salah satu strategi jistu untuk mensiasati APBD yang saat ini lemah untuk membiayai sejumlah program,” ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Lanjutnya, selama ini pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak jelas dan tidak terarah. Selain itu, kurang berimplikasi dengan masyarakat. Menurutnya, jika pemerintah meng- koordinasikan pelaksanaan CSR maka dalam waktu tiga tahun pembangunan di daerah sekitar investasi itu akan lebih maju signifikan.

”Maka perlu waktu tiga tahun pemerintah jadi koordinator CSR, maka pembangunan akan lebih maju dan terlihat. Tetapi kalau kita biarkan berjalan apa adanya seperti ini, ya tidak ada kemajuan yang secara nyata kita lihat,” tegasnya.

Menurut Politikus Gerindra ini, aspirasi terus berdatangan terutama dari warga pelosok terkait perlunya masyarakat di sana akan pemenuhan infrastruktur, terutama jalan. Ditegaskannya pula, bahwa hal ini merupakan pekerjaan rumah pasangan Bupati Halikinnor dan Irawati (Harati).
(re)

Total Page Visits: 338 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *