Bupati Harus Mampu Gandeng PBS Dalam Pembangunan
SAMPIT, VOICEBORNEO.COM – Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyatakan, Bupati Kotim harus mampu meng- gandeng Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk melaksanakan roda pembangunan.
Ia menilai, dengan masa jabatan tiga tahun dan anggaran yang terus terpangkas belakangan ini, akan menyulitkan pelaksanaan pembangunan jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
”Saya justru mendorong pemerintah daerah bagaimana caranya menggandeng pihak swasta untuk melaksanakan pembangunan melalui program CSR. Dan ini salah satu strategi untuk mensiasati APBD yang saat ini tengah terpuruk untuk membiayai sejumlah program,”ujarnya, Kamis 17 Februari 2022.
Juliansyah menilai, selama ini pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak jelas dan tidak terarah. Selain itu kurang berimplikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, jika pemerintah mengkoordinasikan pelaksanaan CSR maka dalam waktu tiga tahun pemba- ngunan di daerah sekitar investasi itu akan lebih maju signifikan.
”Saya pikir perlu waktu tiga tahun pemerintah jadi koordinator CSR, maka pembangunan akan lebih maju dan terlihat. Tetapi kalau kita biarkan berjalan apa adanya seperti ini, ya tidak ada kemajuan yang secara nyata kita lihat,” tegasnya.(Red)

