Dewan Dukung BUMD Kotim Kembangkan Usaha Pelabuhan

SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J Wibowo menyebutkan potensi pengembangan pelabuhan di Kota Sampit sangat menjanjikan.

Dirinya mendukung, langkah BUMD Kotim untuk mengelola usaha kepelabuhanan ini, sehingga nantinya bisa menjadi sumber bagi pendapatan daerah.

Handoyo melihat banyaknya pelabuhan tikus di Kota Sampit. Hal ini memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mengarahkan kegiatan itu melalui pelabuhan resmi milik pemerintah daerah nantinya.

“Salah satu pelabuhan yang sudah berdiri ini yaitu di Pelabuhan Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dengan dikembangkannya potensi jusaha jasa kepelabuhanan ini digarap maksimal bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah. Semoga ini jadi garapan pemerintah khususnya BUMD kedepan,” ujarnya, Rabu (7/4).

Dorongan agar pelabuhan dikelola pemerintah ini bukan tanpa alasan, salah satunya agar mengurangi jalur-jalur tikus untuk bongkar muat. Selain itu, juga memudahkan intansi lainnya untuk melakukan pengawasan.

“Sebab, disinyalir melalui pelabuhan tikus ini kerap, jadi pintu masuk penyelundupan barang ke Kotim. Termasuk minuman keras hingga narkotika. Diketahui, saat ini pemerintah daerah memiliki sebuah dermaga di Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” tegasnya.

Dermaga ini akan dijadikan salah satu objek usaha pelabuhan yang akan dikelola pemerintah melalui badan usaha yang sudah dibentuk.

Namun, saat ini badan usaha itu tengah menemui kendala di sektor permodalan. Pemerintah daerah bersama DPRD setempat masih setengah hati memercayakan pengelolaan itu kepada BUMD. Padahal BUMD sendiri menegaskan jika itu dikelola maksimal, maka akan menjadi pundi-pundi besar untuk pendapatan daerah.
(re)

Total Page Visits: 335 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *