Bupati Mura : Manajemen PT AKT Kami Minta Serius Tangani Covid-19

 

 

PURUK CAHU – Lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang terus terjadi di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi perhatian serius Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA yang juga selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Mura, khususnya lonjakan kasus yang terjadi di lingkungan PT Asmin Kolindo Tuhup (PT AKT.red) Kecamatan Laung Tuhup.

Diketahui bahwa saat ini tim satgas covid-19 setempat telah meninjau langsung serta melakukan langkah langkah tracking terhadap seluruh karyawan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara ini pada Rabu (3/2) lalu. “Sudah 36 karyawan jalani tes swab PCR dan hasilnya 25 orang dinyatakan positif, dan terus dilakukan tracking tidak menutup kemungkinan semua karyawan kita swab,” kata dr Suria Siri saat diwawancarai awak media, Kamis (4/2).

Rencana melakukan Swab PCR terhadap seluruh karyawan PT AKT yang saat ini berstatus lockdown akibat lonjakan virus corona ini bukan tanpa alasan, Suria mebeberkan bahwa kondisi tersebut akibat lemahnya penerapan protokol kesehatan dan proses screaning yang dilakukan oleh manajemen perusahaan yang tidak sesuai dengan SOP penanganan Covid-19.

“yang dilakukan oleh pihak perusahaan dalam menangani lonjakan covid-19 disana belum memenuhi standar, terutama lokasi isolasi karantina di dalam lokasi campnya penularan akan lebih tidak terkendali. Sehingga kami berasumsi akan bertambah banyak lagi lonjakan yang positif disana,” bebernya lagi.

Sementara ditempat yang sama Bupati Mura selaku ketua gugus tugas berharap besar kepada manajemen PT AKT agar lebih serius, fokus terhadap penanganan covid-19 ini, karena menurutnya perusahaan batubara ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dan wilayah Kabupaten Mura. “Saya minta manajemen PT AKT lebih kooperatif lah dengan Tim Satgas, jangan berusaha sendiri namun standar penanganannya jauh dari standar,” tutur Perdie.

Bupati juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah langkah tegas, dengan memberikan peringatan terhadap manajemen PT AKT. “Kami akan kirimkan surat peringatan bagi mereka, dan tidak menutup kemungkinan jika terus terjadi lonjakan kasus di perusahaan tersebut akan kita layangkan surat kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar memberikan sanksi bahkan bisa menutup aktivitas perusahaan tersebut karena lonjakan kasus Virus Corona,” tegas Bupati Mura. (di/VB)

Total Page Visits: 325 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *