Pedagang Jangan Manfaatkan Kondisi Bencana Kalsel

Petugas Satpol PP Mura saat patroli.

 

 

 

PURUK CAHU – Bencana banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalteng) dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat Murung Raya (Mura), terutama terhadap distribusi barang dan jasa sebagai bahan kebutuhan pokok masyarakat, yang saat ini mulai menunjukan kenaikan harga.

Bupati Mura Perdie M Yoseph menyebut bahwa akibat bencana banjir yang melanda provinsi kalimantan selatan secara keseluruhan sangat terdampak pada ketersediaan, distribusi, hingga harga barang-barang yang didistribusikan dari wilayah Kalsel.

“Karena memang Murung Raya khususnya sampai saat ini masih ketergantungan distribusi barang dari Kalsel, sekarang yang terdampak distribusi karena akses banjir dan jalan putus,” ungkap Perdie M Yoseph, Jumat (22/1/2021).

Bupati akan memerintahkan jajarannya untuk melakukan upaya preventif, seperti melakukan monitoring terhadap stok barang dan harga sembako di pasaran. Kehadiran pemerintah dalam memastikan agar harga satuan bahan pokok tetap terjaga.

“Dinas teknis bersama Satpol PP didukung oleh pihak kepolisian telah saya minta untuk melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan harga kebutuhan pokok dipasaran, guna memastikan tidak terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga yang signifikan atas kondisi saat ini,” ujarnya lagi.

Ia mengharapkan agar para pedagang atau agen tidak memanfaatkan momentum tersebut melakukan penimbunan barang, sehingga terjadinya kelangkaan barang tertentu, sehingga berdampak kenaikan harga di tingkat masyarakat.

“Para pedagang dan agen agen kebutuhan pokok kita harapkan tidak mengambil keuntungan dari kondisi yang terjadi di Kalsel, kami berharap jangan sampai melakukan penimbunan barang tertentu. sehingga berpotensi mengakibatkan naiknya harga dipasaran,” pungkasnya. (di/VB)

Total Page Visits: 316 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *