Warga Resah Serangan Buaya Mengganas Pemkab Kotim Diminta Cari Solusi

SAMPIT – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M Abadi mengingatkan, agar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, memasang ring pengaman di sekitar lokasi serangan buaya, yang terjadi baru-baru ini di Kotim.

“Karena hal ini menyangkut hidup dan mati, jadi harus benar-benar ditangani. Kalau perlu pasang ring pengaman, agar buaya tidak bisa masuk,” tegasnya, Sabtu (8/9/21).

Selain itu ujarnya, pemerintah setempat juga harus membantu mencari solusi, terkait banyaknya kemunculan buaya sehingga menyerang warga di Kotim beberapa waktu lalu.

“Saat ini masyarakat sangat resah dan khawatir, kalau-kalau buaya kembali menyerang warga. Bahkan aktivitas warga di bantaran sungai pun menjadi terbatas.
Oleh karena itu, perlu adanya bantuan pemerintah untuk mencari solusinya. Misal dengan penangkapan atau lainnya. Agar masyarakat ini tidak merasa terancam,” harapnya.

Lebih lanjut, peran pemerintah ini sangat penting. Dimana BKSDA kemungkinan juga memiliki keterbatasan untuk menangani hal ini. Mengingat banyaknya lokasi kemunculan buaya.

“Bahkan kejadiannya saja bukan cuma satu dua kali. Sudah banyak korbannya dari anak-anak, sampai orang dewasa. Sepertinya buaya ini jadi banyak muncul, karena habitat mereka sudah rusak,” ungkap Abadi.

Sehingga menurutnya, buaya mencari tempat baru dimana mereka bisa mendapatkan makanan. Bahkan ujarnya, jika hal itu benar adanya karena ekosistem yang rusak.

“Maka rantai makanan buaya terputus, sehingga buaya mengganas menyerang warga,” tukasnya. (re)

Total Page Visits: 490 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *