Ribuan PTT di Gumas Disuruh “Kencing” di Enam tempat

Bupati Gumas Jaya S Monong bersama Kapolres AKBP Rudi Asriman sedang mengecek petugas yang akan melakukan tes urine bagi PTT di GPU Damang Batu, Rabu (6/1/2021).

 

 

 

KUALA KURUN– Tampak ribuan lebih para Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) merasa kebingungan. Pasalnya akan disuruh “kencing” alias tes urine untuk mengetahui positif  narkoba atau tidaknya. Sehingga dilakukan oleh TP4GN dan bekerjasama Sat Res Narkoba Polres Gumas.

Terlihat ribuan lebih PTT di yang dilakukan tes urine di GPU Damang Batu, Tampung Penyang, Aula Bappedalitbang, Aula Pertanian, Aula Hotel Zepanya dan Aula Kantor Bupati, Rabu (6/1/2021) pagi.

 

Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan, bahwa sesuai dengan rencana kedepan mengenai tindak lanjut terhadap PTT yang diduga positif atau tidaknya akan dilakukan sesuai hasil daripada tes tersebut kedepannya.

 

 

“Kita juga ada dari Tim TP4GN dari Pemkab dan bekerjasama dengan pihak Polres Gumas maka langsung diawasi oleh Satresnarkoba Polres Gumas dan serta dari BKPSDM, dan kemudian mengenai hasilnya nanti akan kita rapatkan kedepannya,” katanya.

 

Kemudian, lanjutnya menyebut, yang keduanya jikalau terbukti positif untuk para PTT ini kedepannya. Ia menegaskan, dapat dipastikan tidak akan diperpanjang dari pada kontrak dari PTT yang ada sudah bekerja di lingkup Pemkab Gumas.

 

“Ya kalau, sekian dari mereka terbukti memakai atau positif narkoba maka konsekuensinya seperti kontraknya tidak akan saya perpanjang lagi,” tegas dia.

 

Sedangkan langkah selanjutnya, jelas dia menuturkan, jikalau terbukti dari hasil tes ini nantinya, kedepan pihaknya akan melakukan pembinaan serta kordinasi dengan BNN Provisi Kalteng.

 

“Kita juga sudah mengimbau kepada mereka sudah jauh-jauh hari, untuk tidak memakai atau mengkonsumsi narkoba itu,” ujarnya.

 

Ditanyakan awak media terkait tes ke PNS, dijelaskan Jaya, semua akan dilakukan tes semua SOPD yang ada bahkan ditingkat kecamatan hingga pedesaan.

 

“Semua pasti akan kita lakukan tak terkecuali PNS hingga sampai pedesaan akan dilakukan bertahap, bahwa ini sebagai langkah kita untuk menjadi contoh bagi masyarakat,” akuinya.

 

Sementara itu, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, menjelaskan bahwa pihaknya hanya sebagai pengawalan daripada tes urine yang dilaksanakan tersebut. Yang mana untuk mengevaluasi daripada PTT agar terhindar daripada pengunaan narkoba.

 

“Sedangkan dilakukan tes ini sesuai kapasitas gedung yang hanya bisa 30 persen, hal ini untuk menjaga daripada protocol kesehatan,” ujarnya.

 

Sedangkan, Kepala BKPSDM Gumas Guanhin mengatakan, sedangkan jumlah daripada PTT yang dilakukan cek narkoba tersebut sebanyak 1200 lebih, yang ada di SOPD ditingkat kabupaten. Sedangkan ditingkat kecamatan belum dilakukan.

 

“Untuk tingkat kecamatan itu akan kita dijadwalkan serta tidak ditentukan kapan, kenapa dilakukan tes ke 1200 ini merupakan tahapan evaluasi PTT untuk memperpanjang kontrak di tahun 2021,” ujarnya.

 

Karena sebelumnya, jelas dia, sudah dilakukan tes psikologi dan terbukti ada beberapa orang yang ternyata tidak hadir dan tidak memenuhi persyaratan tingkat kehadiranya. Dan dilakukan evaluasi dan dipertimbangkan ke Bupati.

 

“Ini dilakukan tes yang ke tiga dan dinilai tahapan yang terakhir, dan hasil ini nanti akan direkomendasi ke pak Bupati. Apabila mereka tidak hadir akan dijadwalkan ulang untuk dilakukan tes urine lagi, walaupun ada alasannya,” tutup dia. (Krn/Red/VB*)

Total Page Visits: 494 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *