Untuk Sejahterakan Rakyat, Kemajuan Infrastruktur Harus Diimbangi Pembangunan Ekonomi dan SDM

FOTO: Pahala Aritonang, ST
KUALA KAPUAS – Berbicara soal menyejahterakan masyarakat, Pahala Aritonang, ST memiliki ide yang cukup brilliant. Yaitu dengan menyeimbangkan Pembangunan ekonomi serta Sumber Daya Masyarakat (SDM).
Hal itu berarti tidak hanya sekedar memperhatikan infrastruktur jalan dan jembatan serta bangunan fisik lainnya. Tetapi anggaran daerah juga harus digelontorkan untuk Pembangunan ekonomi seperti pada Masyarakat memiliki usaha kecil dan menengah (UKM).
“Mereka harus diberikan modal dan pembinaan agar bisa hidup, jangan dibiarkan. Pemerintah juga harus membantu pemasaran, karena kalau usaha mereka maju dan berkembang itu bisa meningkatkan taraf ekonomi, yang artinya Masyarakat Sejahtera,” jelas Pahala Aritonang, Selasa (12/12/2023).
Hal lain lanjut Aritonang yang merupakan Caleg nomor urut 1 Dapil 1 dari Partai Hanura ini, tidak kalah penting Pembangunan SDM juga perlu diperhatikan. Eksekutif dan legislatif tegasnya punya peran untuk memperhatikan ini.
Melalui pelatihan UKM dan Masyarakat usia produktif yang tidak hanya di lingkungan sekolah saja. Melalui pelatihan dan Pendidikan di luar sekolah juga penting dilakukan.
Ia menyebutkan, seperti pelaku UKM yang perlu pelatihan dalam mengembangkan produk dan pasar. Begitu juga dengan kursus yang difasilitasi oleh pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja.
“Supaya setiap lapisan Masyarakat tidak hanya jadi penonton, terlibat dalam Pembangunan, kalau kita hanya gunakan anggaran focus infrastruktur, itu hanya melibatkan segelintir saja,” katanya.
Menurutnya, selama ini dana pemerintah daerah kurang tepat sasaran. Karena Masyarakat masih banyak yang belum memiliki ekonomi yang baik. Begitu juga tenaga kerja di Perusahaan-perusahaan yang masih didominasi oleh orang dari luar Kabupaten Kapuas.
Ke depan, ini akan menjadi tugas yang harus dapat direalisasikan. Sehingga ia berharap Masyarakat harus benar-benar memilih wakil rakyat yang serius memperhatikan kesejahteraannya, tidak semata memikirkan keuntungan pribadi saja.
“Kepentingan rakyat itu yang utama, namanya juga wakil rakyat. Kalau tidak mau memikirkan Nasib rakyat, harusnya tidak usah duduk di DPR,” tutup Aritonang. (ON)
