Sembilan Jurnalis di Gumas Dipaksa Pipis, Ini Hasilnya

VOICEBORNEO.COM, KUALA KURUN – Sebanyak sembilan wartawan yang tergabung di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ini dipaksa pipis alias mengikuti tes urine yang dilakukan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres.

 

“Untuk hasil dari sembilan wartawan yang mengikuti tes urine, dan hasilnya negatif yang kita lakukan tes ini,” ucap Kasat Narkoba Ipda Budi Utomo mewakili Kapolres AKBP Rudi Asriman, di ruang kerjanya, Kamis (8/7/2021).

 

Ia mengatakan, hal tersebut sebagai upaya komitmen bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Gumas dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gumas dalam memberantas penyalah gunaan narkotika.

 

Mereka jurnalis, yang mengikuti tes urine, guna menghindar adanya stigma miring ke awak media yaitu Arham Said, Popy Oktovery, Didin Rakhmadin, Congky Perady, Nopriaman, Sepanya, Edi Slamet, Dede Setiawan, Chandra.

Ketua PWI Gumas Popy Oktovery melalui Anggotanya Sepanya mengatakan, hal ini merupakan komitmen pewarta untuk membantu kepolisian dan negara dalam memerangi narkotika, sebab narkotika bisa merusak bangsa dan Negara.

 

“Mari kita berantas narkoba, karena narkoba yang kita tau akan merusak masa depan,” demikian Cecep sapaan akrabnya ini. (krh)

Total Page Visits: 1313 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *