Covid-19 Melonjak di Seribu Riam dan Sekolah Tatap Muka Distop

Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Mura Ferdinan Wijaya

 

PURUK CAHU – Bersamaan dengan melonjak tajamnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah kecamatan seribu riam yang selama ini wilayah yang berstatus zona hijau akhirnya dengan dinyatakan 40 kasus positif ditemukan yang berasal dari warga masyarakat setempat berdampak kepada aktifitas belajar mengajar di kecamatan terujung di Hulu Sungai Barito ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat saat dikonfirmasi awak media mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajarannya dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk mengnyetop sementara kegian belajar tatap muka diseluruh jenjang sekolah di kecamatan tersebut.

“Sudah kita koordinasikan SOPnya jelas akan segera kita kirimkan surat resmi, namun kemaren secara lisan sudah kita hentikan aktifitas sekolah tatap muka disana untuk mengatisipasi hal hal yang tidak kita inginkan,” kata Ferdinan Wijaya saat dihubungi melalui pesan whatsapp, Sabtu (30/1) pagi.

Ditambahkannya lagi bahwa saat ini pasca Kecamatan Seribu Riam berstatus zona merah, ada empat kecamatan yang telah lebih dahulu berstatus zona merah. “aktifitas sekolah tatap muka kita tidak kita buka seperti di daerah Kecamatan Murung, Laung Tuhup, Tanah Siang, Tanah Siang Selatan, dan terakhir Kecamatan Seribu Riam,” tambah mantan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian ini lagi.

“Untuk beberapa daerah kecamatan masih kita berlakukan sistem belajar daring sebagai upaya kita terus memberikan pelayanan kepada peserta didik,” pungkasnya. (di/VB)

Total Page Visits: 353 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *