Anggota DPRD Barsel H. Raden Sudarto Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
BARITO SELATAN – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Raden Sudarto, melaksanakan
kegiatan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I Barito Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia bertemu langsung dengan
masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta menampung berbagai usulan pembangunan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan terbuka, masyarakat banyak menyampaikan harapan agar pemerintah daerah
lebih memperhatikan peningkatan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang menjadi akses utama kegiatan ekonomi dan
sosial masyarakat.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyoroti bidang pendidikan dan kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan, baik
dari segi fasilitas maupun kualitas pelayanan.
Tak hanya itu, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, masyarakat turut mengusulkan agar pemerintah memberikan
bantuan bibit padi, pupuk, serta bibit ikan guna menunjang produktivitas pertanian dan perikanan rakyat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Raden Sudarto menegaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi
bahan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Barito Selatan.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami sampaikan dan perjuangkan melalui lembaga DPRD agar bisa
ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Aspirasi masyarakat ini sangat penting sebagai dasar dalam menentukan arah
pembangunan,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, kegiatan reses merupakan bagian dari kewajiban anggota DPRD untuk turun
langsung ke lapangan, mendengarkan aspirasi warga, dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin setiap pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap usulan yang
disampaikan akan kami catat dan prioritaskan sesuai skala kebutuhan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, H. Raden Sudarto juga menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Barito
Selatan akan mengalami pengurangan anggaran dari pemerintah pusat hingga lebih dari setengah triliun rupiah.
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar dapat memahami bahwa tidak semua usulan bisa direalisasikan sekaligus,
dan pemerintah akan memprioritaskan program yang bersifat mendesak dan sangat dibutuhkan masyarakat.(gor)

