Manfaatkan IPTEK Untuk Kemajuan Dunia Pendidikan
Kapuas – Penjabat Bupati Kapuas, Erlin Hardi meminta kepada tenaga pendidik agar memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Kapuas.
Kedatangan Pj Bupati Kapuas didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan disambut Camat Kapuas Timur Syarifuddin, Kapolsek Kapuas Timur AKP Rahmad Saleh, serta guru PPPK Kecamatan Kapuas Timur dalam acara ramah tamah syukuran di halaman SMPN 1 Kapuas Timur.
Disampaikan Pj Bupati Kapuas bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperjuangkan nasib tenaga kontrak untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Alhamdulillah kita dapat formasi untuk formasi PPPK 2023 untuk tenaga kontrak baik guru dan tenaga kesehatan,” kata Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi, Senin (24 Juni 2024).
Disampaikan putra daerah kelahiran Desa Pulau Keladan, Kecamatan Mantangai ini bahwa untuk guru PPPK agar meningkatkan kompetensi diri dalam mengajar dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mencerdaskan peserta didik, baik dari satuan Pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA.
“Memang pendidikan merupakan satu lingkaran yang tidak bisa terpisahkan baik itu siswa, guru dan anggaran dalam menunjang pendidikan di Kabupaten Kapuas tidak lepas dari perhatian pemerintah daerah,” ungkap Erlin Hardi.
Dijabarkan lelaki yang dikenal murah senyum dan dermawan ini, memang harus diakui bahwa tenaga kontrak di Kabupaten Kapuas capai angka 4000 lebih. Tentu menjadi konsentrasi Pemkab Kapuas untuk menjadikan PPPK dan ditahun 2023 dapat formasi 1700 lebih dan itu sudah terlaksana dan pada hari ini boleh dinikmati bersama dengan teman-teman PPPK di Kecamatan Kapuas Timur dengan kegiatan silaturahmi dan syukuran
“Kabar gembira untuk Tahun 2024 Kabupaten Kapuas dapat formasi 1400 lebih, baik untuk PPPK dan CPNS dan kita masih menunggu petunjuk dari Menpan RB dan mudah-mudahan tidak lewat dari tahun ini,” terang Pj Bupati dengan semboyan Hinje mamangun Kapuas.
Ditambahkan bungsu dari 6 bersaudara itu, ketika masyarakat tersenyum tentu ada kebahagiaan tidak ada ternilai bagi kami orang-orang yang diamanahkan sebagai kepanjangan tangan bagi masyarakat yang diharapkan.
“Bukan berarti ini menjadi sebuah keberhasilan seorang pemimpin daerah itu tidak, tetapi bagaimana bisa membuat masyarakat kita bisa tersenyum bahagia di semua aspek kehidupan apapun bentuknya,” pungkasnya. (RED)

