Antisipasi Lonjakan Harga Gas Melon 3 Kg
Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas gelar pasar penyeimbang guna antisipasi lonjakan harga gas melon 3 kilogram dengan melibatkan 6 agen atau sekitar 1,8 ribu tabung gas yang dijual dengan harga HET kepada masyarakat serta diharapkan dengan pasar penyeimbang ini tidak terjadi inflasi daerah.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usahakan Mikro Kecil Menengah (Perdagperinkop UMKM) Kapuas melalui Koordinator Pelaksana Lapangan, Sumarno.
“Kami melaksanakan pasar penyeimbang tabung gas 3 kilogram untuk mengatasi kelangkaan gas melon yang berakibat terjadinya inflasi daerah,” kata Sumarno, Rabu (15 Mei 2024).
Disampaikannya bahwa 5 titik yang akan menjadi pelaksanaan pasar penyeimbang gas elpiji 3 kilogram di antaranya Bukit Ngelakangkan, halaman Polres Kapuas, halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kapuas, halaman Kantor Perdagperinkop dan halaman Kodim 1011/KLL.
“Kami sudah melaksanakan kegiatan pasar penyeimbang gas 3 kilogram di bukit Ngelakangkan dengan jumlah 600 tabung, sedangkan di halaman Polres Kapuas 300 tabung dan hari ini di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kapuas sebanyak 300 tabung yang sudah dijual kepada masyarakat sebanyak 1,2 ribu tabung gas elpiji 3 kilogram,” ujarnya.
Warno sapaan akrabnya menambahkan, masyarakat bisa membeli tabung gas 3 kilogram dengan harga Rp22 ribu sesuai dengan HET. Harus membawa KTP sebagai syarat yang harus dilengkapi oleh masyarakat dan harus antri dan menunggu namanya dipanggil oleh petugas dari Dinas Perdagperinkop UMKM Kapuas.
“Kami berharap dengan pasar penyeimbang gas 3 kilogram dapat membantu masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan dan harga menjadi normal sesuai dengan HET. Karena sebelumnya mengalami kelangkaan dan harganya mencapai Rp45 ribu,” pungkasnya. (RED)

