Setiap Sekolah Calon Adiwiyata Wajib Memahami Kriteria

Kuala Kapuas – Sekda Kapuas Drs. Septedy, M.Si meminta kepada setiap sekolah calon atau mengikuti lomba Adiwiyata wajib memahami kriteria.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat sosialisasi gerakan peduli dan budaya lingkungan hidup bersih di sekolah bagi 12 sekolah yang bakal mengikuti atau mewakili Kapuas ke Provinsi Kalteng dan Nasional.

Septedy mengatakan sosialisasi gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup bersih di sekolah ini tujuannya untuk meningkatkan kebersihan sekaligus mempersiapkan calon sekolah yang dinominasikan untuk mengikuti lomba Adiwiyata tingkat provinsi dan nasional.

“Setiap sekolah yang menjadi calon sekolah Adiwiyata agar memahami kriteria. Saya juga meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan membantu dan bekerja sama untuk memenuhi kriteria serta target yang harus di capai,” kata Septedy, Jumat 19 April 2024.

Ia menyampaikan Kapuas sudah meraih piala Adipura, sehingga ini menjadi dorongan semangat untuk bekerja keras meraih adiwiyata tingkat provinsi bahkan nasional.

Tetapi ini bukan target utama, Target yang harus dicapai adalah bagaimana setiap sekolah menjaga lingkungan belajar yang bersih dan sehat.

“Salah satu kita mengedukasi anak anak secara dini bagaimana peduli dengan lingkungan sekolah bersih, indah dan sejuk. Pemerintah hanya menggelorakan saja, tetapi inisiatif dari masyarakat sendiri untuk mau berprilaku hidup sehat dan bersih,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kapuas, Caroline menambahkan dalam kegiatan sosialisasi gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBLHS) di ikuti 12 calon sekolah adiwiyata.

“Kami sangat senang, 12 sekolah sebagai calon sekolah adiwiyata di tahun 2024 ini, ada 8 sekolah dari Non pasang surut,” beber dia.

Ia berharap bahwa sekolah yang mengikuti penilaian program sekolah adiwiyata dapat mempersiapkan diri dengan baik yakni memenuhi kriteria yang sudah di tetapkan.

Adapun kriteria tersebut diantaranya, keberhasilan lingkungan, kelestarian lingkungan hidup dengan menanam tanaman di lingkungan sekolah dan mengajarkan peserta didik untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Kami berharap semoga sekolah yang sudah di tunjuk dan di bina sebagai percontohan program adiwiyata bisa tembus tingkat nasional dan mendapat penghargaan baik tingkat SD, SMP dan SMA,” tutup dia. (RED)

Total Page Visits: 250 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *