14 Tahun Usul BTS, Pemdes Batapah Berharap Perhatian Pemkab Kapuas

FOTO: Kades Batapah, Yudha Irawanto saat mengadakan rapat bersama aparatur desa di Balai Desa Batapah, baru-baru ini.
KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa (Desa) Batapah Kecamatan Timpah, berharap adanya perhatian pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dengan kondisi infratstruktur desa. Terutama jaringan telekomunkasi yang sampai saat ini belum ada di wilayah desa tersebut.
Padahal usulan Base Transceiver Station (BTS), infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator sudah disusulkan sejak tahun 2012 lalu.
“Sinyal atau jaringan telekomunikasi masih menjadi usulan prioritas yang sejak 2012. Sudah 14 tahun lamanya masih terkatung-katung. Kami usulkan kembali agar memjadi perhatian pemerintah,”tegas Kepala Desa (Kades) Batapah, Yudha Irawanto kepada awak media ini, Senin (17/07/2023).
Yudha mengatakan, dalam setiap Musyawarah Perecanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa dan Kecamatan hingga Kabupaten, BTS selalu menjadi usulan prioritas. Tetapi saat ini masih belum terealisasi.
Pria berambut putih ini berharap, hal itu agar menjadi perhatian Pemkab Kapuas dan DPRD Kabupaten Kapuas. Karena jaringan teekomunikasi ini menjadi kendala utama, khususnya dalam urusan Pemdes dan masyarakat setempat keluar desa.
“Kebutuhan informasi keluar maupun ke dalam desa jadi terhambat, supaya lancar komunikasi kami harus ke ibukota kecamatan,”ungkapnya.
Selain itu, listrik PLN juga belum masuk desa ini. Sampai saat ini diketahui, Desa Batapah menggunakan PLTS untuk penerangan rumah-rumah warga.(ONO)
