Pemerintah Kecamatan Bangun Rumah Ibadah Pertama untuk Warga Muslim di Desa Pondok Damar
SAMPIT – Pemerintah Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) baru saja melakukan peletakan batu pertama pembangunan Musala Al Hijrah di Desa Pondok Damar. Musala tersebut menjadi satu-satunya rumah ibadah bagi warga muslim di desa tersebut.
“Gagasan ini merupakan bentuk dari solidaritas antara warga dan Pemerintah Desa Pondok Damar sejak dulu. Karena mereka ingin agar di desanya ada sarana ibadah dari umat Muslim,” kata Camat MHU Muslih, usai peletakan batu pertama pembangunan Musala Al Hijrah, Senin 13 Februari 2023. Peletakan batu pertama itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotim Sutimin, lurah serta masyarakat Desa Pondok Damar dan perwakilan dari manajemen perusahaan terdekat. Lanjut Muslih, meski sebagian besar warga desa beragama Hindu Kaharingan dan Nasrani, akan tetapi musala itu tetap diharapkan.
Karena masih ada warga beragama muslim dengan jumlah kurang lebih 40 orang. Sehingga nantinya, musala tersebut akan menjadi satu-satunya rumah ibadah muslim yang ada di desa itu. Dengan harapan dapat mempermudah warga muslim dalam menjalankan ibadah. “Jadi selama ini warga muslim yang berada di Desa Pondok Damar kalau melaksanakan ibadah harus menempuh jarak yang cukup jauh ke perusahaan yang ada di sekitar sana. Karena cuma di sana yang tersedia sarana ibadah,” terangnya. Mushola yang akan di bangun di tanah hibah dari warga desa setempat itu berukuran 6 meter x 6 meter. Pembangunannya ditargetkan selesai pada tahun ini juga.
Diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp200 juta. Mantan Sekcam Teluk Sampit ini menambahkan, meski Bupati Kotim Halikinnor tidak hadir dan diwakilkan oleh Kepala DPMD, namun bupati menyempatkan diri berkomunikasi dengan warga yang hadir dalam kegiatan tersebut melalui video call aplikasi whatsapp. Pada kesempatan itu, ia berpesan agar Pemerintah Desa Pondok Damar segera mungkin membuat pengajuan proposal kepada bupati melalui bagian Kesra Setda Kotim. Sehingga pembangunan mushola Al-Hijrah tersebut bisa dibantu penganggarannya melalui APBD Kotim kedepannya.
“Sementara ini dana sebagian ada dari CSR perusahaan dan alhamdulillah secara pribadi saya bisa menyumbangkan sebesar Rp5 juta dan juga bupati. Sambil menggarap mushola itu, kami sambil menggalang dana kalau ada donatur yang mau ikut serta beramal membantu pembangunan mushola di Desa Pondok Damar,” tutupnya.(Red)

