Infrastruktur Jalan Sekolah Menjadi Prioritas Pembangunan Pada Tahun 2023
SAMPIT – Infrastruktur jalan menuju kawasan pendidikan atau sekolah menjadi salah satu prioritas pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Perbaikan dilakukan mulai awal tahun ini.
“Dalam waktu dekat insyaallah Jalan K.H.Dewantara Kecamatan Bambang dan Jalan Diponegoro, Kecamatan Kota Besi akan kami perbaiki. Itu jalan menuju sekolah semua,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Kamis 5 Januari 2023. Disebutnya ada ratusan paket proyek perbaikan jalan dan gang yang mulai akan dijalankan. Dimana perbaikan jalan dan gang ini dilakukan tidak hanya di wilayah perkotaan saja namun juga di wilayah pedesaan.
Namun yang menjadi prioritas dan cepat dilakukan adalah perbaikan jalan menuju sekolah. Dirinya meminta perbaikan jalan mulai dilakukan pada awal tahun ini. Sehingga jalan menuju sekolah itu tidak lagi berlobang dan berdebu. Selain itu, tidak rawan kecelakaan lantaran jalan yang berlubang cukup dalam. “Saya sengaja dahulukan pembangunan jalan itu karena menuju sekolah,” imbuhnya. Sementara, jumlah paket proyek perbaikan jalan pada tahun 2023 ini ada sekitar 442 dan mulai dikerjakan pada awal tahun ini. Jumlah tersebut sesuai dengan targetnya, semua jalan di perkotaan tidak akan ada yang rusak dan memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan.
Kemudian terkait dana yang yang akan dikelola pada tahun 2023 ini dijelaskan Halikinnor pihaknya mengelola berbagai dana transfer pemerintah pusat ke daerah dan alokasi APBN tahun 2023 di Kotim terdiri dari diantaranya dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 285,3 milyar lebih, dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 805,1 milyar lebih, dana alokasi khusus (DAK) terdiri dari dak alokasi khusus fisik Rp 34,7 milyar lebih dan dana alokasi khusus non fisik Rp 200,1 milyar lebih. “Ditambah dana desa Rp 149,1 milyar lebih, insentif fiskal Rp 10,2 milyar lebih , DIPA kantor daerah Rp 307 milyar lebih. Kalau kita mencermati dana transfer pemerintah ke daerah dan alokasi APBN tahun 2023, tentunya pelaksanaan pembangunan di Kotim ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah saja, akan tetapi dukungan dari instansi vertikal,perbankan dan dunia usaha yang juga sangat berperan penting untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten,” terangnya(Red)

