Oknum Pegawai Honorer Bobol Warung Warga di Kecamatan Kurun 

KUALA KURUN, VOICE BORNEO.COM – Diduga seorang oknum pegawai Honorer di salah satu dinas di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) membobol alias mencuri warung Ocha di Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas, pada Minggu (24/7/2022) sekira pukul 19.13 WIB.

 

 

Oknum PTT tersebut berinisial BL alias IB(20) warga Kurun, aksinya tersebut diketahui, karena adanya rekaman CCTV, bahkan sudah beredar di media sosial(medsos) yakni Instagram yang diunggah salah satu akun medsos Infokalteng.

 

 

Lantaran adanya laporan warga, Pihak Unit Opsnal Sat Reskrim bersama Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Gumas langsung mengusut dugaan adanya tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Kurun tersebut.

 

 

Kapolres Gumas AKBP Irwansah melalui Kasat Intelkam Iptu Yuliantho membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari SPKT Polres Gumas, sehingga pihaknya ada mengungkap pelaku pencurian di salah satu warung milik warga.

 

 

“Dasar kami mengusut pelaku ini, karena adanya laporan warga dan adanya rekaman dari CCTV yang merupakan pemilik warung Ocha yang tersebar di media sosial,” jelas Iptu Yuliantho, dikonfirmasi, Senin (25/7/2022).

 

 

Sedangkan kronologi awal diketahui oleh Unit Opsnal Sat Reskrim bersama Unit Kamneg Sat Intelkam mendapatkan informasi bahwa yang diduga pelaku tindak pidana pencurian yg terjadi di warung milik warga, dan informasi pelakunya itu masih ada di wilayah Kecamatan Kurun

 

 

“Berkat informasi dari masyarakat yang diduga pelaku ini, berhasil kita temukan yang masih tinggal di Jalan Temanggung Panji,” ujarnya.

 

 

Lalu, kata mantan Kapolsek Murung ini menyebut, karena tim gabungan tersebut sudah mengetahui keberadaan pelaku, maka mereka langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) serta terduga tersebut ada, kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lanjutan.

 

 

“Barang bukti yang ikut diamankan selain diduga pelaku, ada satu buah jerigen atau tokai, baju, helm, satu unit motor dan uang Rp50 ribu diduga hasil penjualan minyak,” demikian Iptu Yuliantho.(Red)

Total Page Visits: 3412 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *