Sempat Hilang, Seorang Balita di Desa Talio Meninggal Akibat Tenggelam
BUNTOK, VOICEBORNEO.COM – Sungguh naas yang di alami balita warga Desa Talio, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Balita tersebut harus menghembuskan nafas terakhirnya akibat tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
Kejadian tersebut terjadi pagi hari, Pukul 07.00 WIB, awalnya korban bersama kakek nya sedang memperbaiki antena HP balita tersebut.
Namun, tidak berselang lama korban keluar dari kamar tanpa sepengetahuan kakek nya. Setelah itu nenek bersama kakek nya, mencari korban keluar rumah dan korban tidak di temukan.
Setelah itu kakek bertanya kepada warga di sekitar rumah, apakah melihat korban cucunya tersebut. Kemudian, ada salah satu warga yang melihat korban berada di luar pagar rumah kakek nya, tepatnya di samping gereja di daerah tersebut.
Korban berdiri di samping gereja, arah jalan menuju ke lanting sungai, melihat korban berada di lanting tepatnya berdiri di atas perahu ketinting yang berada di sungai
Merasa kehilangan, kakek korban menghubungi Polsek Karau Kuala dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel, Bhabinkamtibmas Desa Talio, Polres Barsel, Tagana, Beserta tim relawan Desa Talio, serta tim relawan selam Desa Bintang Kurung, langsung membentuk TIM untuk melakukan pencarian.

“Akhirnya korban di temukan meninggal dunia akibat tenggelam sekitar Pukul 16.45 WIB. Saat ini korban di bawa kerumah duka, “kata Kepala Pelaksana BPBD Barsel Alif Suraya, Selasa (19/7) malam.
Untuk pertama kali yang menemukan, lanjut dia, posisi ditemukan -/+ 100 m dari titik jatuhnya korban persisnya di hilir sungai barito Desa Talio RT 04 RW 02, dan yang menemukan adalah tim gabungan penyelam dari relawan Desa Bintang Kurung Kecamatan Karau kuala bersama BPBD Barsel dan tim gabungan lainya.
“Korban langsung di bawa ke posko dan di arahkan kerumah duka rumah duka,”tutupnya.(S2).

