Dorong Pemerintah Lakukan Inventarisasi Desa Yang Belum Dialiri Listrik

SAMPIT, VOICEBORNEO.COM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun mendorong pemerintah setempat melakukan inventarisasi desa-desa yang belum teraliri listrik dari PT PLN.

Selain itu juga diharapkannya, ada upaya untuk membuka jaringan listrik, bisa dari perusahaan perkebunan atau dari jaringan PLN wilayah Kalselteng.

“Harus ada langkah untuk membuka ketertinggalan desa-desa yang selama ini masih belum menikmati listrik. Aada desa di pedalaman sana yang harus diperjuangkan agar bisa merasakan listrik,” kata Rimbun, Jumat 18 Februari 2022.

Dia menegaskan, semua masyarakat sejati- nya harus mendapatkan jaringan listrik PLN. Karena itu merupakan salah satu program dari pemerintah pusat hingga daerah, untuk membuka ketertinggalan dan keterisolasian wilayah.

Maka dari itu lanjutnya, PLN hendaknya melihat kondisi masyarakat yang masih terisolir dari listrik untuk segera membuka jaringan di pedesaan.

“Jangan hanya melayani pelanggan sekelas
perusahaan atau pelanggan premium saja yang diutamakan. Rakyat kecil yang mestinya juga harus diprioritaskan oleh PLN dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuh Rimbun.

Dirinya mengakui, ketertinggalan masyarakat akibat tidak ada jaringan PLN sangat terasa. Antara lain Mereka tidak bisa menonton televisi dan menggunakan peralatan elektronik lainnya.

“Kalau tidak ada listrik, kehidupan manusia jauh tertinggal. Saya merasa prihatin dan mendesak bagaimana upaya bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk membuka akses listrik PLN ke daerah-daerah terpencil,”demikiannya.(Red)

Total Page Visits: 1142 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *