Persoalan Sengketa Lahan Kuburan Masih Belum Jelas, Dewan Minta Pemerintah Tuntaskan

SAMPIT, VOICEBORNEO.COM – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kotim, SP Lumban Gaol meminta Bupati Kotim bisa menuntaskan persoalan aset daerah yang masih belum jelas.

Di antaranya, seperti area kuburan di kilometer 6 Sudirman, area tempat pemakaman umum di kilometer 16 serta penanganan aset lainnya, termasuk aset di pemerintahan desa, salah satunya juga adalah Desa Kenyala.

“Saya menaruh harapan besar kepada pemerintah saat ini supaya bisa menyelesaikan polemik panjang ini, salah satunya soal area lahan kuburan, baik di kilometer 6 dan kilometer 16. Karena di situ ada aset daerah, jadi kami minta bagaimana penanganannya dari pemerintah,” kata Gaol pada Sabtu, 15 Januari 2022.

Gaol mengatakan, dirinya tidak pernah bosan mengingatkan pemerintah untuk menertibkan dan memberikan kepastian hukum kepada semua aset pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

Dia mencontohkan area kuburan yang dicaplok dan dibangun oleh pihak lain merupakan bukti konkret betapa lemahnya pengawasan serta pengamanan aset daerah itu sendiri.

“Padahal aset kita ini dibeli dengan uang daerah, tapi sayangnya setelah dibeli dan dibebaskan, tidak dibarengi dengan sertifikasi kepemilikannya. Makanya disitulah kadang lemahnya pemerintah daerah kita terlalu menyepelekan hal-hal seperti itu, sehingga akhirnya tidak terurus dan diklaim hingga dikuasai asset itu oleh orang lain,” tegasnya.

Gaol mengakui di pemerintahan sebelumnya memang cenderung tidak mampu menuntaskan sejumlah permasalahan tadi. Dia berharap di era Halikinnor-Irawati ini bisa menyelesaikan sengkarut tunggakan masalah dari era pemerintahan sebelumnya.(Red)

Total Page Visits: 815 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *