Dewan Tegaskan Harus Ada Penguatan Pasar Tradisional
SAMPIT, VOICEBORNEO.COM – Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kotim, Suprianto menegaskan perlu perlindungan dan penguatan terhadap pasar tradisional saat ini.
Pasalnya, pihaknya menilai disitulah wadah perputaran ekonomi masyarakat banyak terjadi, pasar tradisional merupakan salah satu upaya untuk tetap menumbuh kembangkan perekonomian suatu wilayah.
“Fraksi PAN mengajak untuk senantiasa menjaga konsistensi, satu tekad dan satu perbuatan sebagai bentuk kesadaran untuk memberikan perlindungan serta penguatan terhadap pasar tradisional tanpa diskriminasi terhadap toko modern,” kata Anggota Fraksi PAN, Suprianto pada Sabtu, 8 Januari 2022.
Menurutnya, bila bercermin pada kondisi perekonomian daerah dan nasional, saat ini yang sedang mengalami perlambatan di musim pandemi Covid-19, khususnya pada sektor perdagangan.
Fraksi PAN berpendapat pembahasan dua rancanan peraturan daerah atau Raperda yang berkaitan dengan pasar dan produk unggulan merupakan langkah penting dan tepat.
“Keduanya adalah salah satu instrumen yang dapat menggerakkan roda perekonomian, mulai dari pengaturan, perencanaan, pembangunan, pengembangan sampai pada transaksi perdagangan barang dan jasa di Kabupaten Kotim,” ungkapnya.
Fraksi PAN mendukung penguatan pasar sebagaimana yang dituangkan dalam Raperda Perusda Pasar.
“Dalam pengembangan pasar, Perusda, khususnya yang diintegrasikan dengan properti dengan pola mix used, jangan sampai mengurangi tugas dan misi dari pendirian perusahaan untuk menyediakan pasokan kebutuhan pokok masyarakat Kotim, stabilitas dan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok di daerah serta membina dan mengembangkan pedagang kecil,” jelas Suprianto.
Suprianto menegaskan, sedangkan dalam hal pengelolaan pasar, sangat dimungkinkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur untuk melakukan peningkatan sarana prasarana yang tersedia, sehingga kesan pasar tradisional tidak kumuh.
“Perlu penataan ruang yang memadai, kebutuhan tempat sampah dan jalur aktivitas keluar masuk pasar,” tandasnya.(Red)

