BPBD Pastikan, Air di Gunung Mas Telah Surut

KUALA KURUN, VOICEBORNEO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memastikan bahwa air yang menggenangi beberapa pemukiman warga telah surut, seperti tujuh kecamatan yang langganan banjir di wilayah kabupaten setempat.
Kepala BPBD Kabupaten Gumas Champili mengatakan, untuk status ditetapkan di wilayah bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, sudah tidak lagi berada didalam tanggap darurat. Karena dinilainya, air sudah mulai surut dari wilayah hulu.
“Memang kita akui ada tujuh kecamatan yang menjadi langganan banjir seperti Kecamatan Kurun, Tewah, Sepang, Mihing Raya, Rungan Hulu, Rungan dan Kahut. Namun, sekarang ini dapat kita pastikan air sudah surut dan sudah kering, seperti di jalan arah Desa Jangkit itu,” ucap Champili dikomfirmasi, Senin (27/9).
Jadi kata dia, kalau saat ini ada kabar yang wilayah Kabupaten Gumas masih digenangi air itu tidaklah benar. Memang, dibeberapa Minggu lalu beberapa wilayah di tujuh kecamatan digenangi air. Tindak lanjut yang dilakukan, yakni memberikan bantuan kepada ribuan warga yang terdampak banjir.
“Penyaluran bansos yang telah dilakukan sekitar 4 kecamatan, seperti Kecamatan Rungan ada 9 desa, Manuhing Raya 3 desa, Rungan Barat ada 3 desa, dan Manuhing ada 2 desa dengan jumlah 508 KK, dan 2.010jiwa,” terangnya.
Sementara itu, Wakapolres Gumas Kompol Daeng Riandika Mahardani mewakili Kapolres AKBP Irwansah menjelaskan terkait debit air sungai di wilayah setempat sudah surut. Karena berdasarkan informasi dari polsek jajaran.
“Kalau debit air kita di Gumas ini, Alhamdulillah sudah surut, sedangkan untuk bansos juga sudah disalurkan terakhir kemarin oleh B ccPBD dan Dinsos menyalurkannya. Tidak lupa juga kami dari polres memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap cuaca, yang tidak bisa kita diprediksi,” tukasnya. (Red)

