Bupati Gelar Rakor Penetapan Satatus Siaga DarBencana Karhutla 2021

BUNTOK, VOICE BORNEO.COM -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) gelar, Rapat Koordinasi (Rakor) Penentapan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021, Rabu, (4/5) bertempat di Aula Kantor Bupati setempat.

Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri ST kepada beritasampit.co.id usai kegiatan tersebut mengatakan, adapun kesimpulan dalam rakor ini ada 10 point yang telah disepakati pertama penetapan status siaga darurat bencana karhutla di Barsel.

Yang bertujuan, untuk mempersiapkan lembaga pemerintah baik unsur vertikal TNI/Polri dan OPD teknis mulai dari Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Dinas terkait untuk persiapan menghadapi Karhutla tahun 2021.

Kedua, berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Barsel bahwa laporan perkembangan musim kemarau tahun 2021 diwilayah Barsel sebagai berikut.

“Secara umum, awal musim kemarau di wilayah Barsel pada dasarian II Juni 2021 serta prakiraan puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus 2021 dengan sifat musim kemarau normal,” katanya.

Adapun kesimpuln point ketiga, sesuai data dari Tim Pusdatin Barsel dan sesuai data aplikasi LAPAN Fire Hospot sejak 1 Januari 2021 hingga 4 Mei 2021 terdektesi sebanyak 10 titik hotspot.

Berdasarkan data kejadian, karhutla di Barsel sebanyak 3 kali kejadian dengan luasan karhutla seluas 6,5 hektar.

Keempat, penetapan status siaga darurat bencana Karhutla tahun 2021 selama sembilan puluh hari sejak tangal 6 Mei hingga 4 Agustus 2021. Kelima, semua OPD teknis terkait maupun instansi vertikal TNI/Polri untuk bisa mempersiapan sarana dan prasarana.

“Serta mempersiapan, personil masing-masing sehingga saat ada kejadian karrhutla saling berkoordinasi dan bersama-sama melaksanakan penanggulangan bencana karhutla,”Jelasnya.

Point keenam lanjut Eddy Raya Samsuri, membentuk Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Karhutla dalam penanganan Karhutla ditetapkan melalui Keputusan Bupati Barito Selatan.

“Tujuh semua pihak teknis OPD, TNI, Polri, Camat, pihak swasta dan relawan agar terus menerus melakukan sosialisasi dan penyuluhan karhutla kepada masyarakat terkait bencana karhutla melalui media masa, media sosial dan media informasi lainnya,” ujarnya.

Kesimpulan point kedelepan Pemkab Barsel bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Relawan dan pihak Swasta akan melaksanakan kesiap siagaan penanggulangan karhutla tahun 2021.

Sembilan semua pihak baik OPD teknis, TNI, Polri, pihak swasta dan relawan agar bersama-sama melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kebakaran Lahan kepada masyarakat di Kabupaten Barsel.

“Sepuluh, Pemerintah Daerah mengalokasikan angaran yang memadai untuk kegiatan penanggulangan bencana Karhutla tahun 2021.” ungkapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Dahanai Dahanai Tuntung Tulus ini menambahkan, terkait penetapan status siaga darurat bencana karhutla tahun 2021 ini.

Untuk wilayah desa, kelurahan dan kecamatan juga sudah kita intruksikan untuk siap sedia apabila terjadi karhutla bahkan juga untuk posko-posko sudah disiagakan termasuk sarana dan prasarana untuk penanggulangan karhutla juga telah kita siapkan.

“Dengan kesiap siagaan ini, kita semua berharap semoga bisa menangani karhutla di Kabupaten Barsel dengan baik dan sigap serta bekerjasama dengan seluruh masyarakat,”tutupnya.(S2).

Total Page Visits: 821 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *