Wakil Ketua II Dukung Pengembangan 13 Destinasi Wisata di Barsel

BUNTOK -DPRD Barito Selatan (Barsel) Hj. Enung Irawati mendukung upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat dalam mengembangkan 13 destinasi wisata yang ada di daerah itu.

“Kita mengapresiasi, mendukung dan mendorong upaya pemerintah kabupaten yang akan mengembangkan 13 destinasi wisata tersebut,” katanya Voice Borneo Sampit, Senin (8/2).

Karena lanjut dia, di Barito Selatan ini banyak tempat-tempat yang bila dikembangkan secara maksimal dapat menjadi destinasi wisata.

Dikatakannya, dengan dikembangkannya destinasi wisata tersebut akan menghidupkan ekonomi warga dan juga akan menjadi salah satu sektor pendukung dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun desa.

“Dengan dikembangkannya destinasi itu juga tentunya akan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat disekitar destinasi wisata yang akan dikembangkan nantinya,” tambah politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Barito Selatan itu.

Disamping itu, Enung Irawati meminta kepada pemerintahan desa dan masyarakat yang wilayah desanya menjadi tempat dikembangkan destinasi wisata supaya mengembangkan produk unggulan lokalnya, agar bisa ditawarkan kepada pengunjung, sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

“Dalam mengembangkan produk unggulan lokal, diharapkan kepada masyarakat desa supaya tetap memperhatikan kualitas, maupun kebersihannya. Hal itu agar produk yang ditawarkan kepada pengunjung bisa laku terjual,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Barito Selatan, DR Manat Simanjuntak sebelumnya mengatakan sebanyak 13 objek wisata tersebut tersebar di enam kecamatan di daerah ini.

“Dikembangkannya 13 destinasi objek wisata ini, seiring dengan telah disyahkannya Peraturan Daerah (Perda) terkait hal itu,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 13 objek wisata itu yakni air terjun senangu yang berada di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, kawasan ekosistem air hitam yang berada di Desa Teluk Timbau, Batilap dan Desa Batampang, Kecamatan Dusun Hilir.

Kemudian lanjut dia, objek wisata Tugu Gerakan Mandau Telawang Pancasila Sakti (GMTPS) di Desa Bundar, Kecamatan Dusun Utara, dan Kecamatan Dusun Selatan. Objek wisata Danau Bundar di Kecamatan Dusun Utara.

Setelah itu objek wisata Danau Sanggu, Danau Sababilah, Danau Malawen dan Danau Ganting di Kecamatan Dusun Selatan, Kampung Terapung Bambaler, di Desa Baru, Kecamatan Dusun Selatan, Gua Liang Lempang di Desa Palurejo, Kecamatan Gunung Bintang Awai,

“Gua liang Santangan di Desa Sei Paken, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kawasan Adat Suku Bawo, di Desa Bintang Ara, objek wisata Danau Sadar, Kawasan Kerbau Rawa di Desa Tampulang Kecamatan Jenamas, dan Danau Bahalang (Barito Mati) di Kekurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala,” terangnya.

Ia mengatakan, pengembangan destinasi objek wisata itu akan dilaksanakan dari 2020 sampai dengan 2035 mendatang dan dari tahun 2021 sampai tahun 2025 akan dilakukan pembangunan infrastruktur sebagai aksesnya.

Menurut dia, pihaknya juga akan mempersiapkan atraksi dan amenitas atau fasilitas pendukung untuk memenuhi keinginan wisatawan pada destinasi, sehingga kunjungan wisatawan pada beberapa destinasi termasuk yang unggulan ini dapat terus meningkat.

“Adapun sejumlah iven tersebut akan dilaksanakan di desa wisata Sanggu, gua liang lempang, dan objek wisata kerbau rawa,” ucapnya.

Selain itu lanjut dia, pihaknya juga telah melakukan penelusuran ke pusat dan ada beberapa perencanaan untuk melaksanakan iven kerjasama melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan daerah dengan kementerian.

“Kita saat ini sedang mengumpulkan data dan menyampaikannya dalam bentuk proposal untuk melaksanakan kegiatannya,”pungkasnya.(S2).

Total Page Visits: 321 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *