Camat Mantangai Desak PT Gangkring Raya Perbaiki Jalan Sebelum Idul Fitri

Kapuas –PT Gangkring Raya harus bertanggung jawab atas perbaikan akses jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kapuas Barat dengan Kecamatan Mantangai. Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur transportasi utama bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Menurut Yubderi, jalan ini sangat vital bagi warga dari beberapa desa, termasuk Lamunti, Manusup, dan Sei Kapar, hingga menuju pusat Kecamatan Mantangai. Kerusakan yang terjadi menghambat mobilitas masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di mana kebutuhan transportasi meningkat signifikan.

“Kami mendesak PT Gangkring Raya untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan ini sebelum Idul Fitri. Jalan ini adalah urat nadi bagi warga untuk bekerja, berdagang, dan beraktivitas. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya akan sangat besar,” ujar Yubderi, Kamis 27 Maret 2025.

Ia mengakui,masyarakat setempat juga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memburuk akibat intensitas kendaraan berat yang melintas. Kerusakan ini dinilai semakin parah ketika musim hujan, menyebabkan jalan berlumpur dan sulit dilalui. Warga berharap perusahaan yang bertanggung jawab segera mengambil tindakan agar akses transportasi kembali lancar.

“Kondisi jalan rusak,tidak sampai 50 meter,sehingga kami minta pihak Perusahaan agar percepat perbaikan.Sehingga mobilisasi angkatan barang dan orang jelang hari Idul Fitri dan pasca hari raya Idul Fitri,”ungkapan Yubderi.

Dia tambahkan Yubderi,sesuai rapat bersama Dinas PUPR-PKPP,Dinas Perhubungan Provinsi dan Balai Jalan PU Provinsi serta pihak PT Gangkring Raya agar segera melakukan eksen di lapangan dengan menghampar kayu galam dan sore ini pihaknya akan turun langsung ke lapangan bersama Kepala Desa Manusup dan Sei Kapar.

“Saya akan turun ke lapangan bersama Kades melihat langsung kegiatan perbaikan jalan oleh PT Gangkring Raya,”imbuhnya.

Pemerintah Kecamatan Mantangai berharap ada keseriusan dari perusahaan dalam menyelesaikan perbaikan, agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tanpa kendala akses transportasi.

“Jika tidak menutup kemungkinan masyarakat akan melakukan aksi protes demi mendapatkan hak mereka atas infrastruktur yang layak,”pungkasnya

Total Page Visits: 608 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *