Kabupaten Kapuas Kecendrungan Peningkatan Angka Stunting
Kapuas-Walau belum ada pengumuman secara resmi berdasarkan SSGI beberapa waktu terakhir ada kecendrungan peningkatan angka stunting di Kabupaten Kapuas.
“Selama itu,belum ada pengumuman seara resmi dari pihak yang berkompeten,masih di anggap dugaan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr.Tonun Irawaty Panjaitan,MM., usai rapat tim percepatan penurunan angka stunting di aula Bappedalitbanggda,Rabu 15 Januari 2025.
Disampaikan Tonun,bahwa Pemerintah Daerah harus melakukan antisipasi terhadap kecendrungan peningkatan angka stunting.Memang Dinas Kesehatan merupakan bagian dari tim percepatan penurunan angka stunting sebesar 30 persen spesifik.Dimana apa yang sudah di lakukan selama tahun 2024.Memang ada beberapa poin yang belum mencapai target dan memang perlu kerja sama lintas sektor terkait.
“Tetapi dari Dinkes tetap optimis kita bisa menuntaskan angka stunting di Kabupaten Kapuas selama kerja sama dan koordinasi semua lintas sektor,” ungkapnya.
Dia mengakui,Puskemas tidak bisa bekerja sendiri harus di bantu oleh pemangku wilayah baik itu camat,lurah dan kepala desa.Sebab Puskesmas sendiri sudah mengandeng kader untuk pelaksanaan intervensi dari pada stunting.
“Puskesmas sudah memiliki program pencegahan stunting di mulai dari hulunya dengan memberikan obat tambah darah kepada remaja putri karena mereka yang nantinya kelak menikah dan tidak menutup kemungkinan akan melahirkan anak stunting dan sudah di lakukan secara masif bersama pihak Kecamatan,”tutupnya.

