Pj Bupati Kapuas Ngobrol Santai Bareng Warga Kapuas Timur

Kapuas – Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi gelar ngobrol santai sebagai upaya pemerintah daerah untuk menggali informasi dan menyerap aspirasi masyarakat khususnya warga Kecamatan Kapuas Timur.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Kapuas Timur dihadiri langsung Pj Ketua TP PKK Agustina Sri Rejeki, S.Pd bersama Kepala OPD, Camat Kapuas, Timur Syarifudin dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Camat Kapuas Timur, Syarifudin mengatakan terima kasih atas atensi dan perhatian dari Pj Bupati Kapuas bersama rombongan yang sudah berkenan hadir ditengah-tengah kami, warga Kecamatan Kapuas Timur.

“Kami sangat bangga dan gembira Bapak Pj Bupati Kapuas mau datang bersama kami warga Kecamatan Kapuas Timur pada acara ngobras untuk mendengar curhatan warga,” kata Syarifudin, Selasa (28 Mei 2024) malam.

Penjabat Bupati Kapuas, Erlin Hardi mengatakan, kegiatan ngobras merupakan kegiatan dimana pemerintah daerah turun langsung mendengar apa yang menjadi unek-unek yang ingin disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah, baik itu masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian maupun kelembagaan seperti agama dan organisasi sosial.

“Saya ingin kita sama-sama bergandengan tangan bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas, baik dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan serta keagamaan,” terangnya.

Disampaikan lelaki dengan sapaan akrab Wandu sema bersekolah ini, untuk mendorong pembangunan yang dimulai dari desa ke kota, pemerintah daerah meluncurkan program ADD tematik. Dimana pemerintah desa harus menengahi infrastruktur dan kemajuan desa tidak perlu lagi hal-hal yang terkecil menjadi urusan pemerintah kabupaten.

Pemerintah daerah sudah menganggarkan untuk pembangunan Kantor Kecamatan, baik Kapuas Timur, Kapuas Hilir, Selat dan Kapuas Murung dan model desain kantor semua sama dengan mengangkat kearifan lokal Dayak.

“Kepala desa bisa menggunakan anggaran ADD tematik untuk membangun desa dan dana yang kita kucurkan dari kisaran Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Sehingga pembangunan dimulai dari desa ke kota serta pengelolaan lahan tidur baik itu untuk pertanian maupun tanaman buah-buhan jangka panjang seperti durian dan cempedak,” terangnya.

Maka itu lanjut putra daerah kelahiran Desa Pulau Keladan, Kecamatan Mantangai itu, masalah keagamaan, pemerintah mendukung baik pembangunan rumah ibadah, baik masjid, langgar, gereja, wihara, pure, balai basarah serta kegiatan keagamaan dalam bentuk apapun pemerintah daerah mendukung penuh. Sedangkan untuk infrastruktur pendidikan lebih pada renovasi sekolah dan pengadaan mebeler serta pembangunan rumah dinas guru.

“Saya juga programkan untuk pondok pesantren berdaya agar santri-santri kita bisa mengelola usaha baik itu perikanan, holtikultura dan peternakan secara mandiri,” imbuhnya.

Diharapkan, semua elemen masyarakat bersama pemerintah untuk saling bergandengan tangan mewujudkan pembangunan di Kabupaten Kapuas dari semua aspek sendi-sendi kehidupan agar pembangunan berkembang pesat, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Hanya ada hal untuk membangun Kabupaten Kapuas yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan itu sudah cukup bagi saya untuk memajukan Kabupaten Kapuas dan saya mengucapkan terima kasih karena masyarakat Kapuas Timur sudah menjaga kondusifitas daerah dengan baik,” pungkasnya. (RED)

Total Page Visits: 404 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *