Erlin Hardi Bawa Kemajuan Pembangunan Kapuas
Kuala Kapuas – Sejak dilantik sebagai Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran pada 25 September 2023 lalu.
Erlin Hardi telah banyak membawa kemajuan Kabupaten Kapuas. Hal tersebut tak lepas dari komitmen, kerja keras dan kerja ikhlas dalam melayani masyarakat.
Mendapat amanat untuk melanjutkan tampuk kepemimpin sebagai Pj Bupati Bupati Kapuas Erlin Hardi pun mendapat tugas dari Presiden RI Ir H Joko Widodo melalui kementrian Dalam Negeri.
Yakni Penurunan Angka Stunting, Kebakaran Hutan dan Lahan, menyukseskan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, pencegahan terjadinya Inflasi daerah dan kemiskinan ekstrim.
Serta program strategis Kabupaten Kapuas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Erlin Hardi asli putra daerah Kabupaten Kapuas lahir 50 tahun silam di Desa Kaladan, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara.
Ia memiliki 1 orang istri Agustina Sri Rejeki, S.Pd dan 2 orang anak putri dan putra.
Menghabiskan masa remaja di Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat sampai lulus SMA kemudian melanjutkan S1 di Universitas Palangka Raya.
Memiliki dedikasi dan etos kerja yang tinggi dalam menjalankan program kerja untuk membangun demi kesejahteraan rakyat.
“Alhamdullilah saya di percayakan untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Kapuas dengan 5 agenda nasional yang harus di laksanakan yang di padukan program RPJMD yang sudah dilaksanakan pemimpin terdahulu untuk pelayanan dasar infrastruktur, Kesehatan dan pendidikan,” kata Erlin Hardi.
Dengan niat tulus dan tekad yang bulat untuk menuntaskan pembangunan di Kabupaten yang berjuluk tingang menteng panunjung tarung.
Sebagai putra daerah terus berkomitmen agar setara bahkan bisa melebih Kabupaten yang berada di Kalimantan Tengah.
Bersama tim Satgas percepatan penurunan angka stunting dari target nasional 14 persen dengan berbagai program terobosan, sehingga Kabupaten Kapuas dapat menekan penurunan angka stunting 20,1persen.
Saat ini berada di peringkat 3 se Kalimatan Tengah dengan angka 16,2 persen.
“Memang perlu kerja keras semua tim untuk mencapai target nasional 14 persen dan Alhamdullilah kami bisa mencapai di bawah target nasional, dan itu pun bisa kita capai peringkat 3 se-Kalteng dari Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur,” ungkapnya.
Lelaki yang menyelesaikan program S2 di Universitas Narotama Surabaya itu, mulai menata kota Kuala Kapuas dengan mengadakan Festival kota Air.
Salah satu upaya membangkitkan geliat ekonomi dengan mengandeng UMKM di Kabupaten Kapuas, sehingga terjadi peredaran uang di masyarakat
Baru 7 bulan menjabat Pj Bupati Kapuas banyak melakukan perubahan dengan mengadakan festival Kota AIR yang menuai kesuksesan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Serta melibatkan pelaku UMKM lokal dan melibatkan Seniman muda dan band band lokal untuk memeriahkan Event tersebut.
Sehingga berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi. Bahkan kebijakan mengadakan pasar murah untuk membantu masyarakat, sehingga tidak terjadinya inflasi daerah.
“Dengan berbagai event, UMKM lokal di untungkan. Sehingga tidak terjadinya inflasi dan dibantu dari Pemerintah Provinsi Kalteng dengan program pasar penyeimbang,” imbuhnya.
Selain itu juga terobosan yang di lakukan dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla, semua tim yang sudah di bentuk sukses mengantisipasi terjadinya kabut asap yang mengancam kesehatan masyarakat akibat ispa.
Kesuksesan juga di raih Erlin Hardi, memperjuangkan nasib Tenaga kontrak di Kementrian PAN RB sehingga 2.150 orang di angkat menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Kemudian mendapat penghargaan dari Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan perempuan dan anak.
Pencapaian kinerja sebagai Pj Bupati Kapuas terus di lakukan dengan penanganan kemiskinan ekstrim bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan yang di tangung sebagian dari anggaran APBD mengandeng pemerintah desa (Pemdes).
Dengan kesabaran untuk menata kembali kota Kuala Kapuas yang sebelumnya sepanjang jalan protokol A Yani, Tambun Bungai hingga Jalan Pemuda dengan memasang lampu penerangan dan lampu warna warni sepanjang jalan sehingga kota Kapuas terlihat lebih indah di malam hari.
Serta penataan kebersihan sehingga Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali meraih piala Adipura untuk kedua kalinya.
“Saya berkeinginan untuk menuntaskan program kerja, baik infrastruktur jalan dan jembatan yang belum rampung sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat lebih meningkat,” ucap dia.
Ia berharap jika masa bakti berakhir sebagai Pj Bupati Kapuas, program kerja yang sebelumnya di tinggal oleh pemimpin terdahulu bisa terselesaikan dengan baik.
Sehingga masyarakat dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan akan meningkat.
Dengan mengusung Hinje Mamangun Kapuas di hari jadi kota Kuala Kapuas event laluhan, anyaman dan masakan ikan gabus (harian).
Kemudian membuat rekor MURI ini, tak lain memperkenalkan Kabupaten Kapuas.
Apa lagi akan datang menteri pariwisata dan ekonomi kreatif melihat langsung acara tersebut.
Untuk saat ini pertumbuhan industri Kecil Mikro (IKM) bertumbuh 60 persen.
“Saya menginginkan kabupaten Kapuas harus unggul dari semua Kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah yang menjadi sentra industri ekonomi kreatif dan tetap menjadi lumbung padi Kalimantan Tengah,” pungkas dia. (RED)

