Pemerintah Bantu Pengembangan Tambak Bibit Udang Merah

Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas berikan bantuan bibit udang merah kepada masyarakat untuk pengembangan tambak udang menjadi salah satu penghasilan tambak bagi masyarakat di Desa Lupak Dalam, Kecamatan Kapuas Kuala.

Hal ini terungkap pada saat Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi, ST didampingi Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Agustina, S.Pd bersama rombongan dan Kepala OPD lingkup Pemkab Kapuas, disambut Camat Kapuas Kuala beserta tokoh agama, masyarakat dan kepala desa serta jemaah.

Dalam sambutan Pj Bupati Kapuas, safari ramadhan merupakan alat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk mendengarkan apa saja yang menjadi usulan masyarakat disamping saling bertemu dan bersilaturahmi serta menjalankan ibadah puasa di bulan suci yang penuh dengan ampunan dan barokah.

“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya masyarakat di kecamatan Kapuas Kuala yang sudah menjaga kedamaian, ketentraman dan toleransi antar umat beragama setelah melewati Pemilu presiden dan legislatif,” ucapnya.

Disampaikan lelaki berdarah Suku Dayak Ngaju putra asli Kabupaten Kapuas itu, walaupun kita berbeda warna dan pilihan tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka tunggal Ika.

Mari bersama-sama bergandengan tangan satu dalam tali persaudaraan dengan motto Kota Aman, Indah dan Ramah menunjukan eksistensi masyarakat Kabupaten Kapuas hidup dalam keberagaman penuh dengan cinta kasih, hormat-menghormati antar sesama, baik sesama umat muslim sendiri dan agama lain.

“Kemajemukan suku, ras, agama dan golongan membuat kita kuat sebagai modal membangun Indonesia dan Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Kapuas. Bumi Tunggang Menteng Panunjung Tarung dikenal dengan masyarakat yang heterogen tentu sebagai modal kita membangun agar masyarakat lebih makmur dan sejahtera,” imbuhnya.

Ditambahkan, pemerintah daerah akan terus memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat baik itu dibidang infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan dan pertanian untuk bantuan bibit padi dan pupuk. Kemudian potensi di daerah pesisir dapat dikembangkan tambak ikan maupun undang.

“Saya meminta kepada Kepada Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Kelautan untuk programkan bantuan bibit undang merah dan bantuan peralatan pembuatan tambak dan kebetulan telah disiapkan lahan sekita 500 hektar oleh warga,” pungkasnya. (RED)

Total Page Visits: 449 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *