DPRD Balangan Undang PT.Adaro Perjelas Data Perbatasan Antara Balangan dan Tabalong
VOICEBORNEO, BALANGAN
DPRD Kabupaten Balangan menggelar rapat kerja dengan mengundang PT Adaro Indonesia. Rapat kerja ini dilakukan DPRD Balangan untuk memperjelas data perbatasan dan hasil produksi antara Kabupaten Balangan dan Tabalong.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Balangan Rusdi mengatakan, selama ini untuk area yang berada di perbatasan antara Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong tidak jelas titik penambangan dan hasil produksi yang didapatkan.
“Itu sebabnya kami meminta data real sesuai dengan kondisi di lapangan hasil produksi yang didapat tiap kabupaten,” ujarnya dalam rapat di Kantor DPRD Balangan, Senin (30/1).
DPRD Balangan meminta data lokasi perbatasan dan hasil produksi secara jelas tiap kabupaten, juga berkaitan dengan dana bagi hasil yang nantinya akan diserahkan kepada pemerintah daerah. Yang dihitung berdasarkan jumlah hasil produksi.
“Jika wilayah pertambangan di Kabupaten Balangan lebih luas dan hasil produksinya juga lebih banyak maka bagi hasil tidak bisa diberikan dengan jumlah yang sama dengan kabupaten lain, hal ini perlu diperjelas dan bisa digunakan untuk beberapa tahun mendatang karena potensi penambangan di area Kabupaten Balangan masih sangat besar,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh beberapa anggota DPRD lain yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Balangan M Ifdali mengatakan akan melakukan peninjauan langsug ke lokasi dan kembali melakukan upaya agar hasil produksi yang didapat dari area Kabupaten Balangan dan Tabalong menjadi lebih jelas.
Pasalnya selama ini area perbatasan antara Kabupaten Balangan dan Tabalong yang menjadi penyumbang produksi terbesar. Sedangkan untuk hasil produksinya tidak dinyatakan dengan jelas setiap kabupaten.
Dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan ini masih belum menemukan titik terang mengenai data hasil produksi perkabupaten dan akan dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya.(mg).

