Melalui APDESI Sebagai Pioner Pembangunan Dari Desa Ke Kota

Kapuas – Melalui Asosiasi Pemerintahan Desa diharapkan menjadi pioner pembangunan dari desa ke kota sebagai wadah komunikasi masalah yang terjadi ditingkat desa.

Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi mengatakan, APDESI merupakan tempat curhat antar desa bahkan kecamatan dalam merumuskan konsep pembangunan yang dimulai dari desa ke kota.

Ia mengajak untuk tanamkan rasa optimis bukan pesimis ketika ada permasalahan segera diselesaikan, baik itu BPD dan Kepala Desa harus ada kekompakan dalam merumuskan pembangunan desa dan peran APDESI sangat penting.

“Sekarang pola kami terbalik dimana pembangunan harus di mulai dari desa ke kota. Lakukan dulu dari hal yang terkecil akan berkembang menjadi hal yang besar dan rasa optimis terus ditanamkan jangan sampai rasa pesimis yang membuat pembangunan di desa tidak berkembang,” ucap Erlin Hardi, Senin (23 April 2024).

Disampaikan lelaki yang dikenal murah senyum itu bahwa, Halal Bihalal yang dilaksanakan APDESI merupakan sarana untuk bersilahturahmi setelah Idulfitri 1445 Hijriah dan momentum tersebut sebagai wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Sehingga pemerintah kabupaten akan menggiring pembangunan yang sudah dimulai dari desa.

“Tentu kami sangat berharap dengan adanya kegiatan Halal Bihalal terbangun komunikasi, silahturahmi antar pengurus APDESI dengan pemerintah kabupaten,” katanya.

Diharapkan Pj Bupati Kapuas bahwa sinergitas antar APDESI dengan pemerintah kabupaten dalam rangkaian pembangunan sehingga hasil pembangunan benar-benar dinikmati oleh masyarakat.

Sehingga waktu yang ada dapat dimanfaatkan untuk menjaga sinergitas dalam melaksanakan pembangunan. Selain itu, ketika ada yang keliru segera diperbaiki dan meningkatkan pembangunan yang sudah ada.

“Saya berharap melalui APDESI ada terobosan baru dalam menggali potensi desa untuk mengembangkan ekonomi potensi masyarakat,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua APDESI Kabupaten Kapuas, Pancar, S.Sos menambahkan baru pertama dilaksanakan kegiatan Halal Bihalal dan akan berlanjut setiap tahun karena APDESI merupakan asosiasi profesi. Dimana semua kepala desa dan perangkat desa berkumpul untuk mendukung program kerja pemerintah kabupaten.

“Kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan program pembangunan dimulai dari desa ke kota,” tuturnya.

Wanita yang sudah mempatrikan dirinya untuk membangun kampung halamannya Desa Lawang Tamang itu bahwa pihaknya masih menunggu kepastian UU Nomor 6 Tahun 2014 dan kabar baik bahwa sudah disahkan oleh Mendagri tinggal di tandatangan oleh Presiden Joko Widodo.

“Mudah-mudahan sebelum pelantikan presiden terpilih sudah bisa kami terima dan alhamdulillah kehadiran kepala desa, perangkat desa dan pendamping desa semua dapat hadir 60 persen dan tahun depan bisa hadir 100 persen,” pungkasnya. (RED)

Total Page Visits: 389 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *