DPRD Barsel Rangkum Lima Usulan Masyarakat
BUNTOK – Jajaran DPRD Barsel merangkum ada lima bidang terkait usulan masyarakat, saat para wakil rakyat menggelar reses.
“Lima bidang yang dirangkum itu, di antaranya, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, bidang keagamaan dan fasilitas sosial serta bidang perekonomian,” kata Wakil Ketua II DPRD Barsel, Hj Enung Irawati, Senin, 15 Januari 2024.
“Masyarakat juga mengusulkan penambahan tenaga pengajar dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pendidikan di daerah tersebut. Termasuk juga bantuan sarana pendidikan seperti penyediaan buku, dan seragam sekolah bagi siswa yang kurang mampu,” ujarnya.
Pada bidang kesehatan, kata dia, masyarakat meminta penyediaan fasilitas kesehatan dan peralatan medis Poskesdes maupun puskesmas guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Dalam bidang ini juga, kata dia, masyarakat juga mengusulkan penambahan tenaga medis dan paramedis agar meningkatkan pelayanan kesehatan terutama ditingkat desa.
“Masyarakat mengusulkan pembangunan sarana kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas dan posyandu untuk memastikan akses kesehatan yang lebih baik,” jelasnya.
Sedangkan di bidang infrastruktur, kata dia, masyarakat mengharapkan rehabilitasi jembatan dan akses jalan di berbagai desa untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.
“Pastinya saat reses masyarakat mengusulkan penyediaan air bersih dan pembangunan siring penahan ablasi guna mengatasi masalah lingkungan dan sanitasi serta meminta peningkatan akses listrik dan perbaikan jaringan telekomunikasi guna mendukung konektivitas dan akses informasi,” terangnya.
Selanjut, kata Wanita berkerudung itu, pada bidang keagamaan dan fasilitas sosial, masyarakat di sejumlah desa mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas keagamaan seperti masjid dan gereja serta penyediaan alat ibadah maupun fasilitas sosial.
“Kemudian, pembangunan dan peningkatan pusat kegiatan masyarakat serta aula serbaguna,” tuturnya.
Masih kata politisi PKB Barsel itu, Untuk bidang perekonomian, masyarakat mengusulkan bantuan untuk nelayan, peternak dan petani serta penetapan dana pengembangan ekonomi seperti kawasan industri.
Ia menyampaikan, dalam bidang ini juga, masyarakat mengusulkan agar pengawasan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat ditingkatkan.
“Pengawasan ini dalam upaya meminimalisir terjadinya pelanggaran ketentuan dan menghindari terjadinya penyelewengan yang dilakukan oleh oknum,” jelasnya.
Dikatakannya, berdasarkan hasil rangkuman aspirasi masyarakat tersebut, diharapkan dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dalam merancang program dan proyek yang responsif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(red)

