Legislator Ini Dukung Tenaga Pendidik di Tes Urine

SAMPIT, VOICEBORNEO.COM – Anggota Komisi III DRPD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah mendukung rencana pemerintah yang akan melakukan tes urine pada tenaga pendidik khsusunya di Kotim.

Pasalnya, ia mengaku prihatin setelah beberapa waktu lalu mengetahui ada seorang oknum guru yang ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu.

Dia menyebutkan, aksi oknum guru tersangdung kasus narkoba ini telah mencoreng dunia tenaga pendidik Kotim.

“Kami sangat menyayangkan tentunya dengan kejadian kasus salah satu oknum tenaga pendidik kita yang terlibat masalah narkoba. Guru tentunya mempunyai beban moril untuk memberikan suri tauladan yang baik untuk murid-muridnya, baik dari sisi akidah maupun akhlak. Bukan sebaliknya,” kata Riskon, Kamis 10 Februari 2022.

Untuk itu menurutnya, melakukan tes urine merupakan upaya pencegahan bahaya narkoba, khususnya di kalangan tenaga pendidik. Hal ini dianggap penting karena tenaga pendidik berperan penting dalam mendidik dan membentuk karakter
generasi muda.

“Untuk jangka panjang saya menuarankan, Dinas Pendidikan memasukkan mata pelajaran pilihan tentang bahaya narkoba dalam kurikulum sekolah,” ujarnya.(Red)

Total Page Visits: 577 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *