Kalimantan Sebagai Epicentrum Nusantara

PALANGKA RAYA, VOICEBORNEO.COM – Ketua Dewan Pakar Seknas Jokowi, Ir Bagas Pujilaksono Widyakanigara mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua dan Pemangku Adat Suku Dayak se Kalimantan, Ormas Suku Dayak se Kalimantan, Pasukan merah, serta Ormas Pemuda/Pemudi Suku Dayak yang juga dikirimkan melalui rilis kepada media ini.

Menurut Widyakanigara dalam surat terbukanya, jauh sebelum istilah Nusantara kembali muncul sebagai nama Ibukota Negara di Kalimantan, dirinya telah berulang kali mengusulkan agar Indonesia punya nama trivial Nusantara.

Wilayah Nusantara di masa lalu menurutnya jauh lebih luas dibandingkan NKRI saat ini. Kalimantan sekarang menjadi epicentrum NKRI. Luar biasa!

“Saya mendukung penuh sikap saudara-saudara saya suku Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan, dalam mensikapi hinaan, cacian dan umpatan dari kelompok Kadrun yang sungguh sangat merendahkan harkat dan martabat warga Kalimantan, khususnya suku Dayak. Sikap biadab dan akultural itu tidak bisa diterima akal sehat dan tidak termaafkan,” kata Widyakanigara pada Rabu, 26 Januari 2022.

Widyakanigara mengaku tahu persis karakter suku Dayak yang pada umumnya ramah, bersahabat, perwira/jantan, toleran, dan humanis.

“Namun, jangan sesekali menghina atau merendahkan harkat martabat dan kehormatan saudara saya suku Dayak. Sampai liang kuburpun akan dikejar Mandau Terbang. Kapok,” tegasnya.

Kadrun itu menurut Widyakanigara beraninya main kroyokan, kedok-kedok agama, agar terlihat suci, padahal dalam realita, mentalnya kumuh, hanya di sekitar selangkangan saja. Kadrun gayanya sok jagoan padahal nyalinya hanya seupil, hanya besar bacotannya saja. Besides, bacotannya hanya sampah.

“Kedepan, saya ingin membangun silaturahmi dengan saudara-saudara saya suku Dayak, dalam membangun budaya Nusantara,” katanya lagi.

Dirinya mengajak semua elemen untuk turut membangkitkan Kejayaan Nusantara lewat Kalimantan.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya dipihak saudara-saudara saya suku Dayak dan mendukung penuh sikap saudara-saudara saya suku Dayak dalam mempertahankan martabat dan kehormataan leluhur dan tanah tumpah darahnya,” tutup Widyakanigara.(RAN/Red)

Total Page Visits: 2208 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *