Kemenparekraf ‘Terpikat’ Pesona “Wonderful Barito Selatan”
BUNTOK – Pagelaran seni dan budaya bertajuk “Wonderful Barito Selatan”, memikat hati perwakilan dari Ditjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ibu Arum Darmarinsias. Hal itu dapat terlihat dari antusiasnya wanita berkerudung tersebut, menyaksikan satu persatu penampilan dari kesenian dan budaya yang ditampilkan putra dan putri Kabupaten Barito Selatan hingga akhir. Bertempat di gedung Jaro Pirarahan Buntok, Minggu (5/12/21) malam.
Wanita cantik tersebut telihat terkagum-kagum dan tidak beranjak dari kursinya, karena fokus menyaksikan penampilan seni dan budaya yang berlangsung kurang lebih 3 jam tersebut. Apalagi saat dirinya menyaksikan penampilan pamungkas dari sanggar tari Ranu Mareh, yang dipimpin oleh Bapak Rustamaji atau yang kerennya dipanggil Pak Kutus. Saat mempertontonkan tarian sakral dan aksi diluar nalar, karena para penari putra maupun putri mencucukan duri tajam tanaman salak ke sekujur tubuh mereka, namun tidak ada satupun yang mengalami luka. Hingga tarian tersebut ditutup dengan gerakan serempak, yang membuat Ibu Arum memberikan applause tak terhingga menandakan beliau sangat menikmati dan terpikat dengan tarian khas Dayak Ma’anyan yang dibawakan dengan apik tersebut.

Bupati Kabupaten Barito Selatan H Eddy Raya Samsuri mengatakan, pagelaran Seni Budaya Tahun 2021 ini merupakan starting point dan juga etalase budaya, sebagai sarana promosi pariwisata melalui media digital ke level nasional dan internasional.
“Dengan telah dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan, agar pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bisa membawa wisatawan domestik dan mancanegara, untuk mengunjungi dan menikmati pariwisata budaya di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisara dan Kebudayaan Barito Selatan Dr Manat Simanjuntak selaku ketua panitia menjelaskan, kegiatan yang bertajuk Wonderful Barito Selatan tersebut, Disporaparbud Barsel didukung oleh Kemenparekraf RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) provinsi Kalimantan Tengah.
“Pagelaran ini melibatkan sedikitnya 122 orang penari dan puluhan seniman terkenal di Barsel. Dibuka dengan video pendek yang menunjukkan berbagai keindahan alam dan potensi ekonomi, serta wisata yang dimiliki Barsel. Serta acara ini disiarkan secara langsung di tingkat nasional oleh Kemenparekraf RI itu, menampilkan beragam tarian dan kesenian khas daerah bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus yang kita banggakan ini,” pungkas Manat. (S1)

