Ada Temuan BPK Terkait Dana BOS, Kadisdik Kapuas Ingatkan Ini

FOTO: Sosialisasi petunjuk teknis penggunaan dana bantuan operasional satuan pendidikan jenjang SMP di Kecamatan Kapuas Hulu, baru-baru ini.

voiceborneo.com, KUALA KAPUAS – Tahun lalu, BPK RI telah memberikan rekomendasi atas temuan administrasi yang ada terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sehingga Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, Aswan mengingatkan Kepala Sekolah (Kasek) agar memperhatikan perencanaan dan pelaporan dana BOS tahun 2024.

Hal ini disampaikan Kadisdik Kapuas Aswan saat dikonfirmasi terkait penggunaan dana BOS di Kabupaten Kapuas, Rabu (05/06/2024). Ternyata BPK RI mendapatkan temuan yang harus segera dibenahi, khususnya administrasi.

“Temuan BPK soal administrasi, kalau masalah penyalahgunaan dana belum ada,” kata Aswan, Rabu siang.

Aswan menegaskan, Kasek SMP dan SD harus melaporkan belanja yang menggunakan dana BOS dengan baik. Karena berdasarkan pemeriksaan dan temuan BPK RI, melihat efisiensi belanja dan laporan.

“Jangan lagi merencanakan berlebihan, tetapi sesuai dengan kebutuhan. Laporan jangan terlambat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, semua Kasek yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas bisa melakukan koordinasi ke Disdik Kapuas atau ke Koordinator wilayah masing-masing kecamatan. Jika ada masalah yang belum dipahami, terutama tentang pelaporan dana BOS.

Disinggung tentang tindakan yang dilakukan Disdik, apabila ada Kasek terlambat melaporkan dana BOS? Disdik Kapuas akan memanggil Kasek untuk menjelaskan dan menyampaikan kendala-kendalanya.

Lebih lanjut terkait dana BOS, Pemerintah Kabupaten Kapuas akan mengeluarkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Hal itu agar dalam pengelolaan dan penggunaan dana bos sesuai dengan aturan yang ada.

Selain itu, Dsidik Kapuas akan melakukan sosialisasi terkait aturan penggunaan dana BOS lebih massif lagi. Sosialisasi ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Kapuas.

“Sebenarnya sosialisasi sudah dilakukan setiap tahun, tetapi tahun ini sesuai arahan BPK dilakukan lebih massif, agar dana BOS harus direncanakan oleh sekolah secara efisiensi. Tahun ini sosialisasi sedang di tahap sekolah SMP, yang hadir kepala sekolah dan bendahara,” jelasnya. (NO*)

Total Page Visits: 487 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *